Oleh: Ebied
Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat islam. Momen ini memperingati dua perjalanan Rasulullah dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dengan mengndarai Buroq, kemudian dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha yang ditemani malaikat Jibril yaitu, perjalanan Nabi Muhammad dari bumi menuju langit ke- 7 dan bertemu dengan Allah ‘Azza wa jalla untuk menerima perintah mendirikan Shalat secara langsung lalu disampaikan pada ummatnya.
Di sepanjang perjalanan menuju langit ke- 7, Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi – Nabi terdahulu, diantaranya Nabi Musa. bukannya Bahagia bisa bejumpa dengan nabi terkhir Pada saat itu beliau malah dalam keaadan menangis. Rasululah pun bertanya “Apa yang membuatmu menangis?”
“Aku menangis, karena ada orang yang lebih muda diutus setelahku, tapi ummatnya lebih banyak yang masuk Surga dari pada Ummatku” Jawabnya menyesal.
Sikap nabi Musa tersebut bukanlah karena rasa iri (Hasud) pada Nabi Muhammad. Melainkan karena merasa menyesal. Mengapa ummatnya dulu banyak yang melanggar perintah Allah.
Selain itu, pada awalnya, Rasulullah diperintahkan untuk melaksanakan sholat sebanyak 50 kali, tapi disaat perjalanan Kembali Nabi Muhammad berjumpa lagi dengan Nabi Musa. Beliau memerintahkan Nabi Muhammad untuk meminta kompensasi pada Allah. “Kembalilah engkau Muhammad! Mintalah keringanan pada Allah. Ummatmu tak akan kuat melaksanakan perintah itu” Ucap nabi Musa.
Nabi pun Kembali kehadapan Allah karena takut ummatnya tak bisa melaksanakan 50 waktu, Rasulullah meminta keringanan hingga hanya perlu menjalankan perintah SHalat sebanyak 5 waktu dalam sehari semalam.