blog.bakid.id – Senin 17 Juli 2023, Madrasah Diniyah (MADIN) PPMU Bakid memulai uji baca kitab kwartal I untuk ikhtibar atau menguji coba capaian santri selama tiga bulan lalu.
Kegiatan yang bertempat di Aula Pesantren ini diikuti oleh kelas 3 MID (Madrasah Ibtidaiyah Diniyah) sampai kelas 3 MTsD (Madrasah Tsanawiyah Diniyah), sedangkan santri yang duduk di bangku kelas shifir – 2 MID diuji oleh wali kelas masing- masing.
Uji baca kitab malam ini, diawali oleh santri kelas 3 dan 1 MTsD yang dimulai pada jam 20.30 WIS. Uji baca kitab menjadi salah satu acuan kenaikan kelas santri.Terdapat 20 bangku juri dan ada 2 penguji dalam setiap bangku. Untuk penguji, diambil dari tenaga pengajar yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh panitia baca kitab.
Pada saat acara berlangsung, peserta mengambil maqra’ yang akan dibaca secara acak dan diberikan kepada dewan juri untuk diujikan, setiap peserta membaca sebanyak tiga baris dari maqra’ yang telah diambil.

Peserta dari Kelas III MTsD.
spek penilaian uji baca kitab kali ini sesuai dengan hasil rapat tadi siang, meliputi makna mufrodat (kebenaran makna setiap lafadz), shihhatul qiro’ah (Sesuai kaidah nahwiyah shorfiyah) dan fahmul ma’ani (Pemahaman makna).
Menurut M. Bakiruddin S.H selaku ketua panitia ketika diwawancarai, untuk target baca kitab kwartal 1 ini, “Setidaknya dalam satu, kelas 80% santri tuntas”. Tuturnya
Bakir (sapaan akrab beliau), berharap dengan adanya uji baca kitab ini dapat menambah semangat santri dalam mempelajari dan menekuni disiplin keilmuan lewat kitab kuning.
“Mecetak generasi yang menekuni dalam aspek keilmuan, utamanya memahami buku bacaan yang bersifat Bahasa arab, sehingga melahirkan seorang alim’.” Harap Beliau.
Pewarta: Ebied