blog.bakid.id – Jum’at 28 Juli 2023, PP Miftahul Ulum Bakid bersama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Dan Yayasan Miftahul Ulum (YMU), adakan santunan anak yatim dan dhu’afa’ yang bertempat di halaman PPMU Bakid. Hal ini telah menjadi rutinitas bagi PonPes disetiap tanggal 10 Muharrom.

Santri mengusap dan menyantuni anak yatim sebagai bentuk kesunnahan dari Nabi SAW.

Acara tersebut diikuti sebanyak 41 anak yatim yang terdiri dari santri dan masyarakat sekitar. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 WIS ini, diawali dengan serah terima donasi Pendidikan dari LKSA kepada YMU Bakid yang dihadiri oleh H. Sholeh Ardiansyah (Ketua I) dan Turmudzi, S.Pd.I, M.Pd. Setelah itu semua santri dipersilahkan untuk mengusap dan menyantuni anak yatim secara bergiliran sebagai bentuk pekerjaan sunnah yang dianjurkan Nabi.

Serah terima donasi pendidikan dari LKSA kepada YMU Bakid.

M. Husen, S.Pd.I. selaku ketua LKSA berharap “semoga santunan ini bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi mereka”

LKSA sendiri merupakan Lembaga yang ada dibawah naungan Yayasan Miftahul Ulum yang telah berdiri sejak tiga tahun lalu. M. Husen, S.Pd.I. selaku ketua LKSA berharap “semoga santunan ini bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi mereka” Ungkapnya.

M. Husen, S.Pd.I.(Ketua LKSA) ketika diwawancara oleh jurnalis mubakid.online

Selain dari tiga lembaga yang menjadi panitia utama dalam acara ini, yaitu YMU, PPMU, dan LKSA. Santunan anak yatim dan khitan masal juga di sponsori oleh lembaga di bawah naungan Yayasan, yaitu Madrasah Aliyah 1 (MA 1), Madrasah Aliyah 2 (MA 2), Madrasah Tsanawiyah 1 (MTs 1), Madrasah Tsanawiyah 2 (Mts 2), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIMU), Madrasah Diniyah (Madin), Urusan Guru Bantu (UGB), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren), dan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren).

Diakhir acara, semua anak yatim diberi bingkisan berupa sarung dan sajadah, serta uang bantuan yang nantinya diserahkan melalui Kepala Daerah.

Sementara itu, di Poskestren Mifatahul Ulum Bakid, menggelar khitan massal yang bertempat di lantai dua gedung Poskestren Bakid. Khitan masal pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017 atas inisiatif Ketua Poskestren periode tahun 2017 Fathur Rohman S.H. hingga menjadi kegiatan rutinitas dalam tahun berikutnya.

Khitan masal di Poskestren Miftahul Ulum.

Dalam khitan tahun ini, pihak Poskestren bekerja sama dengan Abdul Hafidz salah satu Owner Rumah Khitan Canggih Paiton yang didampingi oleh dua tim medis dari Rumah Sakit Permata Kab. Lumajang. Ada 15 anak yang mengikuti khitan tahun ini, dengan menggunakan alat magic seller korea “Untuk khitan tahun ini, memang kami menggunakan alat magic seller Korea, alat yang lebih canggih dan mudah ketimbang laser. Acara ini tidak dikhususkan untuk anak yatim, namun kami mengutamakan masyarakat sekitar Pesantren.” Ungkap Rizkul, S.H. selaku Ketua Poskestren.

Sebelum kegiatan khitan dimulai, orang tua dari peserta khitan mengikuti acara pembukaan terlebih dahulu yang dihadiri oleh ketua III Yayasan Miftahul Ulum H. Buhkori, S.Pd., M.Pd., Korbid Hankamtib Daqiqurroman, Abdul Hafidz (Owner Rumah Khitan Canggih Paiton) dan sejumlah pengurus Poskestren. Dalam sambutannya, Hafidz (sapaan akrab beliau) menyampaikan arahan – arahan kepada peserta khitan dan walinya tentang proses pengkhitanan dan perawatan anak setelah dikhitan.

Fungsi khitan sendiri ialah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sah dalam beribadah.

Ketua Poskestren Rizkul Yasir S.H. menuturkan, tentang kewajiban khitan bagi anak laki-laki. Fungsi khitan sendiri ialah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sah dalam beribadah. Khitan atau sunnat memiliki faedah yang sangat penting yaitu membuang bagian tubuh yang menjadi tempat kotoran, virus, bakteri dan lainnya yang dapat membahayakan terhadap kesehatan.

Setiap anak yang selesai dikhitan mendapat bingkisan tas berisi sarung dan uang tunai. “Dengan diadakannya khitan massal ini, semoga dapat membawa keberkahan dan memberi manfaat.” Ujar Rizkul (sapaan akrabnya)

Pewarta: Ebied & Reza