blog.bakid.id – Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di halaman MTs Miftahul Ulum Bakid, Kamis (17/08/2023) Pagi. Upacara tersebut, diikuti oleh sekitar 3000 santri yang berbaris rapi dengan khidmah mulai dari siswa MI, MTs, MA, STAIM Miftahul Ulum, para asatidz, guru dan dosen.

Dalam upacara tersebut turut hadir, anggota DPRD Lumajang Utsman Afandi, S.P.d., Ketua Yayasan I H. Sholeh Ardiansyah, Ketua Yayasan II Turmudzi, S.Pd. dan ketua III Yayasan H. Bukhori, S.Pd. M.Pd. serta sejumlah pengurus pesantren lainnya.

Upacara bendera ini disiarkan langsung di chanel You Tube PP MIFTAHUL ULUM BAKID, dimulai sejak pukul 07.30 WIB yang diawali dengan komandan kompi menyiapkan barisan, dan komandan upacara memasuki lapangan menyiapkan seluruh peserta upacara. Kemudian, penghormatan kepada inspektur upacara dari Danramil 0821-12 Jatiroto Kapten Inf. Jasmadi setelah memasuki lapangan, dan pelaporan komandan bahwa upacara siap dimulai. 

Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) mulai bergerak hendak melakukan sesi pengibaran sang saka merah putih, para hadirin pun berdiri untuk memberikan penghormatan diiringi dengan manyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Tim Paduan Suara.

Shofi Aminullah, S.H. turut hadir sebagai pembaca naskah proklamasi, dan pembacaan UUD 1945 oleh Muhammad Rizki.

Dalam amanat upacara, Kapten Inf. Jasmadi selaku inspektur upacara menyampaikan orasinya tentang betapa pentingnya mengenang perjuangan pahlawan kemerdekaan dan mendoakannya yang telah rela mengorbankan raga dan jiwanya demi kemerdekaan, sehingga generasi bangsa dapat terbebas dari penjajahan dan penindasan.

Dengan tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”, Beliau (Inf. Jasmadi) juga menjelaskan bahwa tema tersebut untuk merefleksikan semangat bangsa Indonesia untuk terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan, berkolaborasi bersama memanfaatkan momentum untuk mewujudkan Indonesia maju. “Kepada generasi muda, kalian adalah harapan bangsa dan kebanggaan bangsa. Dalam tangan kalian terletak masa depan Indonesia, marilah kita terus belajar, berinovasi dan berkarya dengan semangat patriotism yang menggelora, karena kita adalah penerus bangsa yang meneruskan perjuangan memajukan Indonesia.”  Tutur beliau yang ditutup dengan jargon “merdeka, merdeka, merdeka.”.

Dilanjut dengan Tim Paduan Suara melantunkan lagu ya lal wathon, lalu pembacaan doa untuk kesejahteraan tanah air dan para pahlawan.
Inspektur upacara meninggalkan lapangan setelah komandan upacara melaporkan bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.  

Setelah seluruh rangkaian prosesi upacara selesai dilaksanakan, upacara dikhiri dengan inspektur upacara, jajaran pengurus Yayasan Miftahul Ulum dan segenap dewan guru bersalaman memberikan selamat kepada semua petugas upacara.

Pewarta: Reza