Oleh: Uwasy al-Qorny
Sudah kita ketahui bersama dan pastinya telah menjadi tinta emas dalam sejarah peradaban negara Indonesia, dimana Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) adalah saksi nyata yang sampai detik ini masih terus berkontribusi pada semua bidang dalam memajukan negara Indonesia. Organisasi yang dipelopori oleh KH. Hasyim Asy’ary dan beberapa ulama terkemuka lainnya, akan meresepsi acara Nasional bahkan Internasionalnya dalam menyambut hari lahirnya dengan hitungan 1 abad jika mengacu dalam kelender Hijriah yakni, 16 Rajab 1444 Hijriah yang berarti bertepatan pada tanggal 7 Februari 2023 mendatang.
Ada banyak hal dalam acara besar ini yang nantinya dapat kita jadikan ibroh dalam kehidupan sehari-sehari kita. Contoh kecilnya adalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengangkat tema Harlah 1 Abad NU; “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama menjemput abad kedua menuju Kebangkitan Baru” yang didasarkan pada hadits Rasulullah SAW. tentang lahirnya pembaharu di setiap satu abad.
Hadistnya adalah اللهَ يَبْعَثُ لِهذهِ الأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِيْنَهَا “Setiap 100 tahun sekali, Allah membangkitkan Pembaharu Agama di kalangan umat ini” kurang lebihnya begitu dawuh ketua PBNU KH. Yahya Cholil Staquf dengan landasan Hadist Shohih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.
Berkenaan dengan hadist ini salah satu cendekiawan muslim; Hafidz Muftisany dalam Buku ensiklopedia Islamnya memaknai bahwa Allah SWT akan memunculkan Tokoh-tokoh atau Mujaddid (Pembaharu) yang akan mengembalikan islam pada masa kejayaannya, kemurniaan tentang ciri khas ajaranya, membendung berbagai penyimpangan yang tidak selaras dan dapat menuntut adanya interprestasi baru yang selalu mengalir laras dengan prinsip dan pokok-pokok keagamaan
Dengan ini, tema Harlah 1 Abad Nu dapat memberikan kita dorongan atau semangat kobaran ulang dalam menumbuhkan skill keagamaan dengan cara membangkitan, mengdigdayakan dan mengubah wajah indonesia dari yang kurut marut menuju wajah yang disaut paut.
Untuk itu, semoga dengan Nahdlatul Ulamayang lahir setlah 1 abad dan menuju perjalanan Abab ke-2 ini dapat berperan untuk mereaktualisasi ajaran, masyarakat dan semua lingkup kesosialan yang berada dibawahnya. Selain itu semoga selalu dapat memperjuangkan ksejahteraan Umat atau Rakyat Indonesia.
1 Comment
Terimakasih untuk ilmunya kak