Demikian Pidato KH. Husni Zuhri dalam acara Reuni IKSABA, dalam video yang diuploud chanel Youtube PP. Miftahul Ulum. Beliau menjelaskan tentang lima penyakit hati.
Penyakit hati ada 5, yang pertama takabbur, apa itu takabbur? Takabbur ialah Sombong. Seperti yang disebutkan dalam Hadits Madura “adek komak selaen keratok, adek umat laen se engkok” (Kalau bukan karena saya maka itu tidak mungkin terjadi). Ini merupakan ucapan orang yang sombong. Maka dari itu kita harus bisa lepas dari ini, artinya kita harus tawadlu’, tawadlu’ kepada Allah, tawadlu’ kepada semuanya, semuanya harus disikapi dengan sikap tawadlu’.
Penyakit hati yang kedua selain Sombong ialah Sum’ah, seperti yang didawuhkan oleh Imam Ghazali. Sum’ah adalah amalan yang sengaja diperlihatkan kepada orang lain, namun pada akhirnya hanya mencari perhatian, mencari pujian, dan hanya mencari penghargaan. Seperti yang didawuhkan Gus Fikri tadi, hanya untuk mencari jasa.
Yang ketiga adalah ujub, ujub itu adalah egois menurut istilah di zaman sekarang. Ju mapajuh (sok laku) kalau menurut istilah Santri. Kalau memang benar benar laku itu tidak apa apa, kalo tidak laku? Sudah tidak ada harganya, masih saja sok laku. Ini merupakan tanda tanda sifat ujub.
Yang keempat adalah riya’. Riya’ adalah suka pamer. Tidak ikhlas, tidak tulus dalam mengerjakan sesuatu. Dalam artian, suatu pekerjaan yang dilakukan tidak berdasarkan dengan hati yang bersih.
Yang kelima penyakit hati adalah hasud atau dengki. Dimana sifat dengki ini hanya melihat kejelekan orang lain. Sama halnya dengan Sapi galak. Sapi galak jika ada di depan menendang, kalau ada di belakang nyeruduk, kalau ada di tengah tidak bisa diam. Ini Sapi galak namanya. Iya kalau Sapi? Kalau manusia? Ini berarti manusia yang tidak pernah menemukan tempat yang nyaman dalam hidupnya.
Jadi insyaallah jika (IKSABA) ini dijalankan dengan baik, berangkat dari hati yang baik, hati yang bersih dan tulus, insyaallah At Taufiq, pertolongan Allah akan datang. Sebagaimana yang didawuhkan oleh Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah.