blog.bakid.id – “Uji baca kitab kuartal sejauh ini, alhamdulillah 80 presentase siswa tuntas, namun yang perlu dievaluasi adalah pemahaman santri masih kurang untuk memahami lebih detail tentang penjelasan yang ada di kitab syarah atau hasyiyah,” Ungkap Faisol salah satu juri baca kitab.
Uji baca kitab kali ini berlangsung selama 10 hari yaitu sejak Selasa 17 November kemarin sampai 26 November 2023. Uji baca kitab kuartal ini rutin setiap tiga bulan sekali.
Materi ujian baca kitab yang diujikan adalah kitab Fathul Qorib Al-Mujib untuk kelas 4 MID sampai 3 MTsD dengan bab yang telah ditentukan, dan kitab Mukhtashor Jiddan untuk kelas 3 MID.
Baca Juga
Rapat Juri Baca Kitab, Terapkan Tanya Jawab Bagi Peserta
Masing – masing peserta diharuskan membaca lima baris. Untuk kuartal kali ini, kelas 3 ditanyakan lima kalimat yang dibacanya mengenai nahwiyah dan kelas 4 MID ditanyakan lima kalimat mengenai shorfiyah,
“Alhamdulillah, sistem baru untuk kelas 3 dan 4 MID, yakni ada sesi pertanyaan nahwiyah shorfiyah setelah membaca maqro’ untuk menguji pemahaman siswa, sebagian besar mereka telah menguasai.” Papar Bakiruddin selaku Ketua Pelaksana uji baca kitab kuartal.
sebanyak 20 bangku juri yang menilai kualitas bacaan santri dari segi makna mufrodat, tarkib dan pemahaman teks. Setiap bangku terdapat 2 juri.

Setiap malam ada 3 kelas yang mengikuti uji baca kitab ini, jam pertama pukul 19.45 – 20.45 WIS, Jam kedua pukul 21.00 – 22.00 WIS dan jam ketiga 22.00 – 23.00 WIS yang bertempat di Gedung Aula PPMU Bakid.
Peserta yang mengikuti ujian baca kitab ini Mulai dari kelas 3 MID sampai kelas 3 MTsD, sedangkan kelas shifir sampai kelas 2 MID diuji oleh wali kelasnya masing – masing, kitab yang diujikan adalah kitab Safinatun An-najah dan Sullamut At-taufiq.
Pewarta: Reza