blog.bakid.id – Sabtu (21/01) STAI (sekolah tinggi agama islam) Miftahul Ulum Lumajang menggelar acara rapat senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana (S1) ke 4 serta Dies maulidiah ke 9 dan peresmian alih bentuk STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah) menjadi STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam). Acara ini dilaksanakan di halaman STAI Miftahul Ulum dan dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Banyuputih Kidul K.H Husni Zuhri, ketua STAI Miftahul Ulum Lumajang Mochammad Hesan S.Psi, M.Sos, Pelaksana Harian Yayasan PPMU Bakid Ustad Sholeh Ardiansyah, Bupati Lumajang, Ketua PCNU Lumajang, Kepala Kantor Kemenag Lumajang, ketua DPRD Lumajang, dan Kopertais Wilayah.
Sejak pukul 06.00 WIS para tamu wisudawan sudah berdatangan, oleh karena itu wali yang terlebih dahulu datang diperkenankan potret bersama putra – putrinya di stan foto yang telah disediakan. Setelah itu acara pun dimulai pada pukul 08.00 WIS diiringi dengan masuknya pengasuh sekaligus Pembina Yayasan KH. Husni Zuhri , Ketua senat Ust. Sholeh Ardiansyah dan Ketua STAIM Mochammad Hesan S.Psi, M.Sos ke ruang acara.
“Demi mengenang jasa pahlawan dan ulama’ kita mengheningkan cipta dimulai!” Ucap Ketua Senat membuka acara. Lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Sholawat ya lal wathon oleh regu paduan suara dan pembacaan ayat – ayat suci al- Qur’an oleh wisudawan Iswahyudianto. Setelah itu acara resmi dibuka dengan mengucapkan bismillah dan memukulkan palu sebanyak tiga kali. Disaat peresmian alih bentuk STIS menjadi STAI Miftahul Ulum banyak pihak yang mengucapkan selamat dan sukses, diantaranya adalah Cak Thoriq.

“Wisuda bukanlah akhir untuk belajar akan tetapi wisuda merupakan gerbang awal untuk belajar lagi” Ucap ketua STAI Mochammad Hesan S.Psi, M.Sos . Ust. Sholeh juga berharap “Semoga wisudawan dapat memanfaatkan ilmu sebaiknya – baiknya bagi diri sendiri maupun orang lain.
Setelah itu acara memasuki sesi pemberian penghargaan bagi wisudawan terbaik berupa pengalungan surban oleh K.H Husni Zuhri, beasiswa dan bingkisan oleh ketua IKSABA Ust. Salim Bawafi.

Selain itu pengasuh PPMU Bakid memberikan Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa berprestasi Tahfidz 30 Juz berupa belajar beasiswa belajar ke Universitas Al Azhar Kairo Mesir dan akan diberangkatkan tahun ini juga. Mahasiswa yang memperoleh Beasiswa tersebut adalah Khoirul Anwar asal Jombang yang saat ini sedang Tugas Mengajar di PPMU Manggisan.
Setelah pelantikan wisudawan, acara berlangsung kesesi terakhir yaitu penyampaian taujihad sekaligus penutup oleh K. H. Husni. “Jika setelah lulus tidak mau nganggur jagalah tiga hal, ilmu, iman, istiqomah, insya’allah dengan itu tidak akan pengangguran”. Dawuhnya.
Pewarta: Reza